Arsip

Arsip untuk April 21, 2008

Awas Penipuan Atas Nama TELKOM

April 21, 2008 gRy 6 komentar

Cerita ini bukan dialami langsung oleh saya, namun ini dialami langsung oleh warga bintaro yang hampir menjadi korban atas penipuan yang mengatas namakan PT.TELKOM ini. Berikut ini adalah ceritanya:

Senin (17/3), Bpk.Effendi Ritonga (untuk selanjutnya akan ditulis ER) ditelepon oleh seseorang yang mengaku “Budiono” dari Telkom Gatot Subroto. Dia mengatakan, bahwa saya terpilih menjadi pelanggan Telkom terbaik dan berhak mendapat hadiah sepeda motor Yamaha MIO. Hadiah tersebut akan diantar ke rumah. Untuk itu saya diminta untuk menghubungi Ir.Hadi Purnomo melalui telepon, guna mendapat penjelasan lebih lanjut.

ER-pun langsung menghubungi Ir.Hadi Purnomo. Dia mengaku karyawan Telkom yang berkantor di Gedung Caraka Telkom, Gatot Subroto. Dengan ramah dia mengatakan hadiah akan diantar siang hari itu juga dengan ketentuan saya harus menyiapkan beberapa persyaratan. Fotocopy KTP [tanda pengenal], bukti pembayaran telepon asli, dan Fotocopy KK. Selain itu dia juga mengatakan tidak ada pungutan lainnya. Bahkan berpesan kepada ER untuk jangan memberi uang berapapun kepada petugas. Tapi ia juga meminta ER untuk membeli lima lembar voucher pulsa dengan nominal pulsa Rp.100.000 (jadi jumlah Rp.500.000) salah satu operator GSM, di toko voucher atau supermarket terdekat. Faktur pembelian nanti ditunjukkan bersama dokumen kepada pengantar hadiah. Uang pembelian voucher tersebut akan diganti melalui petugas pengantar hadiah. Kemudian ia meminta ER untuk menelepon kembali setelah satu jam kemudian, apabila persyaratan sudah siap.

Dari persyaratan keempat, ER mencurigai ini suatu penipuan yang mengatasnamakan Telkom. Oleh karena itu, ER tanyakan kenapa harus membeli voucher dari salah satu operator GSM dan apakah hadiah dapat diantar besok hari saja? Kemudian ia menjawab, program ini atas kerjasama dengan operator GSM tersebut. Dan jika ER tidak menyiapkan persyaratan pada siang hari itu juga, maka hadiah akan dialihkan kepada orang lain. Jawaban tersebut menambah kecurigaan sebagai penipuan yang mengatasnamakan TELKOM.

Selanjutnya ER menghubungi costumers service TELKOM. Petugas costumers service tersebut mengatakan bahwa TELKOM tidak menyelenggarakan program itu dan meminta ER untuk mengabaikannya. Setelah itu ER menghubungi kembali Hadi Purnomo. Dia langsung bertanya apakah saya sudah siap dengan persyaratan yang tadi telah dijelaskan? ER jawab, belum karena TELKOM tidak mengadakan program itu. Dia lansung menutup telepon dan memutuskan pembicaraan.

Kepada masyarakat diimbau untuk mewaspadai penipuan semacam itu. Pihak TELKOM dan Kepolisian diharapkan dapa mengusut kasus tersebut agar tidak ada yang menjadi korban.

Categories: Indonesia, Techno Tag: