Archive

Posts Tagged ‘blogging’

Ketika Gairah Ngeblog Menghilang

Desember 17, 2009 17 komentar
Entah kenapa belakangan saya sangat jarang melongok blog ini, terlebih lagi untuk UPDATE,hufh! Saya lebih suka nyampah comment seadanya diblog-blog kawan, ataupun jadi pembaca aktif (itu juga lewat RSS reader) blog-blog yg jadi inspirasi saya, serta sekedar mencari berita terkini seperti: wartawan infotainment yg kena sumpah serapah dari artisnya ini.

Beragam cara sebenernya juga sudah coba diterapin untuk ngembaliin semangat saya ngeblog, mulai dari kopdar sesama blogger, selingkuh aktif ke social networking, mencoba aktif ke akun-akun microblogging (sini, sini) dan juga cari suasana dan pengalaman baru dengan coba beberapa sistem operasi yang tepat untuk si-NETY (AOD250) yg ngerasa sewot biasa banget sama OS bawaannya si SePen yg ga bisa gonta-ganti wallpaper dan fitur yg juga dibatasi itu, yg akhirnya berujung dengan UNR -lah yg jadi pengisi kekosongan ruang hampa di relung hardisk si Nety tadi, setelah mencoba berhubungan dengan si Kuki dan si Koala (apaan sih?)

UNR

(Ubuntu Netbook Remix)

Back to topic,

“Wowgh saya berarti di cap blogger murtad???” ah ga juga, saya buktinya balik ngeblog lagi…hanya saja memang setelah menemukan gairah ini yg bisa dibilang menarik, saya mulai dipaksa posting lagi karena mencoba salah satu tools blogging client yg tersedia di repository UNR yaitu Bilblo atau Blogilo (sama aja).

(Bilbo Blogger)

Dulu (dan sekarangpun masih) utk posting saya memilih peralatan perang add-on si Rubah api yg namanya Scribfire, alasannya karena simpel aja, pas lagi browsing trus nemu ide utk ditulis langsung buka, rubah dikit tulisannya trus klik tombol “POST”, beres! (ketauan banget dulunya blog ini isinya copas doang, hihihihi) dan dulu itu jarang banget buka webresminyawordpressuntuksekedarlogin, paling sering manfaatin m.wordpress.com di browser utk login wordpress (biar cepet) trus baru deh blogwalking sambil nebarin sampah comment :D.

Saya masih coba-coba semua fitur bilbo ini, memang masih banyak ada kekurangan di bilbo ini, dan bisa dibilang masih jauh dari scribfire, tp sekedar membangkitkan gairah ngeblog dengan mencoba sesuatu hal yg baru utk blogging kenapa tidak?

Mudah-mudahan gairah ini terus berkepanjangan dan terus panjang dan semakin panjang

*tulisan ini koq penggunaan bahasanya rada gimana gitu…apa mungkin masih berasa jetleg setelah rame diskusi milis tretnya om’yahya ttg vasektomi itu ya? (thinking)

UPDATE: ternyata masih enakan scribfire,coz pas d posting semua formatnya jadi berantakan 😦 ! *sudo apt-get remove bilbo*

Berbagi

Februari 23, 2009 3 komentar

Blog memang sudah berumur sekian lama berjaya, eksistensi inilah yg menepis pakar telematika dadakan itu yg artinya beliau salah dengan mengatakan blog itu hanyalah sebuah trend sesaat, namun pada kenyataannya justru bloglah yg sekarang mewarnai era web 2.0 sekarang ini.

Ketika memulai untuk membuat blog, saya sendiri bingung dengan content yg nnt akan saya masukkan kedalam blog saya, walhasil banyak beberapa isi dari blog ini yg memang bukan tulisan asli saya, karena pada saat itu yg terpikir dibenak saya adalah yg penting blog saya update, isinya menarik, soal siapa yang menulis itu jadi urusan kesekian.

Namun setelah sekian lama saya merasa bahwa saya harus menulis sendiri kalau memang saya mau dianggap sebagai seorang blogger, saya mulai membuat sendiri artikel-artikel saya, yg pada saat itu memang sangat terbatas segala sesuatunya, baik dari media utk menulis, maupun koneksi internetnya.
Namun dari keterbatasan itulah saya dibuat untuk menjadi kreatif, semangat saya muncul untuk membagi ilmu saya, pengalaman saya, perasaan saya kedalam sebuah mediasi blog, walaupun saya akui saya tidak terlalu banyak pengalaman maupun ilmu.

Ternyata saya senang dengan berbagi ilmu saya sendiri meskipun hanya sedikit, baca comment para pengunjung blog ini yg merasakan sama dengan saya, dan yg saya rasakan ada kepuasan tersendiri melebihi apapun ketika tulisan yg saya buat sendiri dibaca oleh orang lain dan dikomentari oleh orang yg membacanya dan terlebih lagi tidak jarang saya mendapat ilmu baru dari link yg diberikan oleh para komentator blog ini.

Hidup terasa indah dengan berbagi, itulah prinsip sebuah blog (tidak terkecuali monetize blog), yg saya rasa manusia tidak akan berhenti berbagi sampai tiba masanya hari akhir yg dimana manusia hanya mementingkan amal dirinya sendiri dan tidak akan mengenal satu dengan lainnya lagi, dan saya rasa itulah akhir dari sebuah mediasi berbagi bernama blog.